Ketua Bawaslu Kotabaru Tekankan Pentingnya Peran Pemilih Pemula dalam Menjaga Demokrasi
humas | Jumat, Juli 24, 2026 - 13:52
Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru Rony Syafriansyah,S.IKom menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula yang mengangkat tema "Partisipasi Pemilih Pemula adalah Masa Depan Bangsa". Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotabaru dengan Bawaslu Kabupaten Kotabaru dalam rangka meningkatkan pemahaman politik dan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.Sosialisasi dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026) di dua lokasi, yakni SMAN 1 Pulau Laut Barat dan SMKN 1 Pulau Laut Tanjung Selayar, dengan peserta ratusan siswa yang merupakan calon pemilih pemula pada pemilu 2029 mendatang.
Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas demokrasi Indonesia. Menurutnya, partisipasi politik generasi muda tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih pada hari pemungutan suara, tetapi juga melalui kepedulian untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, menjunjung tinggi integritas, serta berani menolak berbagai bentuk pelanggaran pemilu.
"Pemilih pemula adalah investasi demokrasi. Gunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Jangan mudah terpengaruh politik uang, berita bohong (hoaks), ujaran kebencian maupun informasi yang belum terverifikasi. Jadilah generasi yang mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas," tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru.
Ia menjelaskan bahwa Bawaslu tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan pencegahan melalui pendidikan politik dan pengawasan partisipatif. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat.
Dalam kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar demokrasi, hak dan kewajiban warga negara dalam pemilu, tugas dan kewenangan Bawaslu, pengawasan partisipatif, serta pentingnya literasi digital dalam menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi menjelang penyelenggaraan pemilu.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar mekanisme penyelenggaraan pemilu, bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, bahaya politik uang, hingga peran generasi muda dalam menjaga integritas proses demokrasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Kesbangpol Kabupaten Kotabaru dan Bawaslu Kabupaten Kotabaru untuk memperkuat pendidikan politik sejak dini. Sinergi antarlembaga diharapkan mampu membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang aktif menggunakan hak pilihnya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil serta memperkuat kualitas demokrasi di Kabupaten Kotabaru.Bawaslu Kabupaten Kotabaru akan terus memperluas pelaksanaan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai upaya meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam setiap penyelenggaraan pemilu.