Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kotabaru Ikuti Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilu 2024

Bawaslu Kotabaru Ikuti Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilu 2024

Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kotabaru mengikuti kegiatan Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Kegiatan tersebut dibuka pada Minggu (23/8/2026) dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Loly Suhenty, S.Sos.I., M.H.

Dalam evaluasi tersebut, Loly Suhenty menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian dalam melihat kembali strategi pencegahan yang telah dilakukan pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Salah satunya, strategi pencegahan dinilai belum sepenuhnya terintegrasi dari hulu sampai hilir. Hal ini menjadi bahan evaluasi agar langkah pencegahan ke depan dapat disusun secara lebih menyeluruh dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, Bawaslu juga dinilai masih perlu memperkuat pendekatan yang lebih terukur atau berbasis scientific. Dengan adanya ukuran yang jelas, intensitas kegiatan pencegahan dapat lebih sejalan dengan potensi pelanggaran yang mungkin terjadi. Catatan lainnya berkaitan dengan strategi kinerja pencegahan yang dinilai masih perlu dimaksimalkan dan dioptimalkan agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan dalam menekan potensi pelanggaran.

Melalui kegiatan evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Kotabaru mendapatkan bahan untuk melihat kembali pelaksanaan strategi pencegahan yang telah dilakukan sekaligus menjadi bahan perbaikan ke depan. Loly menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan pada akhirnya dapat dilihat ketika pelanggaran semakin berkurang atau bahkan tidak terjadi. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menyusun langkah pencegahan yang lebih tepat, terukur dan sesuai dengan kondisi di lapangan.